Melanjutkan tradisi silaturahmi di bulan suci Ramadan, Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., melaksanakan Safari Ramadan di Masjid At-Tauhid, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, pada Kamis (5/3/2026). Kunjungan ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, malam diturunkannya Al-Qur’an sebagai wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, kesempatan ini dimanfaatkan Bupati Andi Ina untuk memaparkan berbagai capaian pembangunan daerah selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati.
Momentum Nuzulul Qur’an dan Silaturahmi dengan Warga
Acara Safari Ramadan di Kupa berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Bupati Andi Ina menyempatkan diri berinteraksi dengan anak-anak jemaah masjid, menciptakan suasana yang hangat dan bersahabat. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh jemaah untuk mendoakan almarhum Puang Teppi, seorang tokoh masyarakat yang memiliki peran penting dalam pembangunan Masjid At-Tauhid. Penghormatan ini menunjukkan apresiasi pemerintah daerah terhadap jasa-jasa tokoh lokal dalam memajukan pembangunan di Kabupaten Barru. Lebih lanjut, Bupati Andi Ina menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Mallusetasi, khususnya warga Kupa, atas dukungan yang diberikan dalam Pilkada sebelumnya, yang mengantarkannya bersama Wakil Bupati untuk memimpin Kabupaten Barru.
Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan: Pertumbuhan Ekonomi dan Penurunan Angka Kemiskinan
Bupati Andi Ina merefleksikan satu tahun masa kepemimpinannya yang dimulai pada 20 Februari 2025, setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Ia menekankan bahwa pelantikannya yang bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Barru merupakan ketetapan Allah SWT. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memaparkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan tren positif dalam pembangunan di Kabupaten Barru. Pertumbuhan ekonomi daerah pada tahun 2025 menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, menjadi indikator keberhasilan program-program pembangunan yang telah dilaksanakan.
Lebih lanjut, Bupati Andi Ina menyoroti perbaikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,31 persen menjadi 8,0 persen pada tahun 2025. Tingkat pengangguran juga mengalami penurunan signifikan sebesar 6,42 persen dibanding tahun 2024, sehingga pada 2025 tercatat berada di angka 5,7 persen. Penurunan ini menunjukkan efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah daerah adalah memberikan kesempatan kerja melalui pengangkatan sekitar 2.286 tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kepastian kerja kepada ribuan warga Barru yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Dukungan Program Nasional dan Pembangunan Infrastruktur Pendidikan
Bupati Andi Ina juga mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Barru dalam menyukseskan program strategis Presiden RI, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan manfaatnya oleh anak-anak sekolah di Kupa untuk mencegah stunting menuju Indonesia Emas 2045. Program ini merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Selain itu, Bupati Andi Ina menyoroti pembangunan Sekolah Rakyat di Lawallu dengan anggaran yang signifikan, mencapai Rp270 miliar. Sekolah ini akan memberikan fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera (Desil 1 dan 2). Dengan fasilitas yang modern, termasuk satu laptop untuk setiap siswa dan sistem boarding school, diharapkan Sekolah Rakyat Lawallu dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Respon Terhadap Aspirasi Masyarakat dan Tantangan Persampahan
Menanggapi aspirasi warga mengenai pengerukan sungai, Bupati menjelaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk meminjam alat berat khusus dari Balai Kementerian PU guna mengatasi keterbatasan anggaran APBD Barru yang merupakan salah satu yang terendah di Sulawesi Selatan (sekitar Rp700 miliar). Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan infrastruktur dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Bupati Andi Ina juga mengingatkan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan yang perlu ditangani bersama oleh pemerintah dan masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan program nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dicanangkan pemerintah pusat. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, termasuk ke laut karena dapat merusak ekosistem. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Barru juga menjalankan program “Rabu Bersih” yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan kegiatan bersih-bersih lingkungan kantor sebelum memulai aktivitas kerja.
Di akhir sambutannya, Andi Ina Kartika Sari berharap bulan suci Ramadan menjadi momentum memperkuat keimanan dan kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah. Ia juga meminta masyarakat untuk terus bersama dan mendukung pemerintahan yang dipimpinnya bersama Wakil Bupati agar dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia mengundang warga untuk datang ke Rumah Jabatan pada hari pertama Lebaran mendatang, sebagai wujud silaturahmi dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.








