Makassar, Sulawesi Selatan – PT Semen Tonasa, salah satu produsen semen terkemuka di Indonesia Timur, menggelar acara buka puasa bersama (bukber) akbar yang melibatkan seluruh jajaran manajemen, karyawan, dan karyawati perusahaan. Acara yang berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa pada Senin, 16 Maret 2026, ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan di lingkungan kerja, seiring dengan momentum bulan suci Ramadan.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting perusahaan, termasuk Komisaris Utama PT Semen Tonasa Andi Rio Idris Padjalangi, Komisaris Andi Nusawarta, Komite Audit, Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan Sulaiha Muhyiddin, serta jajaran Band 1. Kehadiran para pemimpin perusahaan ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap pentingnya menjaga hubungan baik dan harmonis antara manajemen dan seluruh elemen pekerja.
Ramadan: Momentum Refleksi dan Solidaritas
Dalam sambutannya, Komisaris Utama Andi Rio Idris Padjalangi menekankan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan diri, meningkatkan kepedulian sosial, dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan. Ia juga mengajak seluruh karyawan untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas di perusahaan.
"Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta memperbaiki kualitas diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas di perusahaan," ujar Andi Rio.
Membangun Semangat Kekeluargaan di Lingkungan Kerja
Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis menambahkan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara manajemen dan seluruh karyawan. Ia berharap, melalui kegiatan ini, semangat kekeluargaan dan kebersamaan di lingkungan PT Semen Tonasa dapat semakin menguat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap terbangun kebersamaan dan semangat kekeluargaan yang semakin kuat di lingkungan PT Semen Tonasa. Nilai-nilai Ramadan diharapkan dapat menjadi energi positif bagi kita semua untuk terus bekerja dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan," ungkap Anis.
Tausiah: Kerja Sebagai Ibadah
Selain acara buka puasa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Risaldi Febrianto. Dalam ceramahnya, Ustaz Risaldi menekankan pentingnya menjadikan pekerjaan sebagai bagian dari ibadah. Ia menjelaskan bahwa bekerja bukan hanya sekadar rutinitas teknis, tetapi juga merupakan bentuk pengabdian kepada Allah SWT.
"Bekerja itu adalah tanda iman yang diwujudkan dalam bentuk kesungguhan dan tanggung jawab. Ketika kita bekerja dengan niat yang baik dan cara yang halal, maka itu menjadi bagian dari amal saleh," jelas Ustaz Risaldi.
Ia juga mengingatkan bahwa rezeki pada hakikatnya merupakan ketentuan dari Allah SWT. Oleh karena itu, setiap manusia harus terus berikhtiar dan berserah diri kepada-Nya. "Rezeki itu Allah yang menentukan. Tugas kita adalah berikhtiar dengan cara yang baik dan halal, serta menjadikan setiap pekerjaan sebagai bentuk kesalehan dalam kehidupan," tuturnya.
Implikasi dan Harapan ke Depan
Kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi PT Semen Tonasa, terutama dalam mempererat hubungan antar karyawan dan meningkatkan motivasi kerja. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun selama bulan Ramadan diharapkan dapat terus terjaga dan diimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari di perusahaan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi seluruh karyawan bahwa setiap aktivitas kerja dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang tulus dan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, diharapkan PT Semen Tonasa dapat terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara, serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Ke depan, PT Semen Tonasa berencana untuk terus mengadakan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan kerja yang harmonis dan produktif.








