Jakarta – Kabar gembira bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang berencana menghabiskan libur Lebaran di Ibu Kota. PT MRT Jakarta (Perseroda) mengumumkan pemberlakuan tarif khusus sebesar Rp 1 untuk seluruh perjalanan MRT selama Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dan sehari setelahnya, sebagai bagian dari upaya mendukung mobilitas masyarakat selama periode libur panjang.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang MRT dan memberikan alternatif transportasi yang terjangkau bagi warga yang ingin bersilaturahmi, berwisata, atau sekadar menikmati suasana Lebaran di Jakarta. Inisiatif ini juga sejalan dengan program pemerintah daerah untuk memfasilitasi aktivitas masyarakat selama hari-hari penting keagamaan.
Tarif Spesial dan Penyesuaian Jadwal Operasional
Tarif Rp 1 ini akan berlaku pada hari H dan H+1 Idulfitri 1447 H, sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Nomor e-0056 Tahun 2026. Rendy Primartantyo, Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda), menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan wujud komitmen MRT Jakarta dalam mendukung mobilitas warga selama libur Lebaran.
Selain penerapan tarif khusus, MRT Jakarta juga melakukan penyesuaian pola operasional selama periode libur, yakni mulai tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Jadwal operasional akan mengikuti jadwal akhir pekan, dengan jam operasional mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB. Selang waktu (headway) antar kereta akan menjadi 10 menit.
Khusus pada malam takbiran, MRT Jakarta memberikan layanan tambahan dengan memperpanjang waktu operasional hingga pukul 01.00 WIB. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan takbiran di berbagai lokasi di Jakarta. Seluruh 13 stasiun MRT akan tetap beroperasi normal, melayani total 219 perjalanan kereta yang dioperasikan oleh tujuh rangkaian.
Standar Pelayanan Tetap Terjaga
Meskipun ada penyesuaian tarif dan jadwal operasional, PT MRT Jakarta (Perseroda) menjamin bahwa standar pelayanan tetap akan terjaga selama masa libur Lebaran. Seluruh stasiun akan dibuka dengan layanan normal, dan akan dilakukan penambahan petugas untuk memastikan kenyamanan pelanggan, baik di area stasiun maupun di dalam kereta.
"Selama masa libur tersebut, MRT Jakarta tetap beroperasi melayani masyarakat dengan standar pelayanan yang terjaga. Seluruh stasiun dibuka dengan layanan normal, serta dilakukan penambahan petugas untuk memastikan kenyamanan pelanggan, baik di area stasiun maupun di dalam kereta," ujar Rendy Primartantyo.
Pihak MRT Jakarta juga mengimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama menggunakan layanan MRT. Ini penting untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi semua penumpang.
Dampak dan Harapan
Pemberlakuan tarif Rp 1 selama libur Lebaran diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan operasional MRT Jakarta. Dari sisi masyarakat, tarif murah ini tentu akan meringankan beban biaya transportasi dan memberikan kesempatan bagi lebih banyak orang untuk menikmati layanan MRT. Hal ini juga dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di sekitar stasiun MRT, seperti restoran, toko, dan tempat wisata.
Dari sisi operasional, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang MRT selama periode libur Lebaran. Meskipun pendapatan dari tiket akan berkurang, peningkatan jumlah penumpang dapat memberikan manfaat lain, seperti peningkatan brand awareness dan loyalitas pelanggan. Selain itu, kebijakan ini juga dapat membantu mengurangi kemacetan di jalan raya dan meningkatkan kualitas udara di Jakarta.
Pihak MRT Jakarta berharap bahwa kebijakan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendukung kelancaran perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Dengan tarif yang terjangkau dan layanan yang berkualitas, MRT Jakarta berkomitmen untuk menjadi bagian penting dari mobilitas masyarakat Jakarta selama masa libur Lebaran.








