Kementerian Agama Gelar Takjil Pesantren di Lirboyo, Tekankan Pembentukan Karakter Santri

KEDIRI – Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara "Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri" di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa…

KEDIRI – Kementerian Agama (Kemenag) menggelar acara "Takjil Pesantren: Talkshow dan Ngaji Bareng Santri" di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada hari Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini mengangkat tema "Ramadan Bersama Santri Inspiratif" dan berfokus pada pentingnya pembentukan karakter santri sebagai pilar utama bagi kemajuan bangsa. Acara ini dihadiri oleh para santri, pengasuh pesantren, serta perwakilan dari Kemenag.

Inspirasi dari Kisah Nabi Musa

Staf Khusus Menteri Agama, Farid F. Saenong, dalam kesempatan tersebut mengajak para santri untuk merenungkan kisah Nabi Musa AS yang tertuang dalam Al-Qur’an. Ia menekankan bahwa kisah tersebut mengajarkan tentang pentingnya ketekunan dalam menuntut ilmu serta sikap rendah hati di hadapan Allah SWT.

"Dalam Surat Taha, terdapat pertanyaan Allah kepada Nabi Musa: ‘Apa yang ada di tangan kananmu, wahai Musa?’ Jawaban Nabi Musa bahwa itu adalah tongkat, oleh para ulama ditafsirkan sebagai cerminan kenikmatan berdialog dengan Allah sekaligus menggambarkan kegigihan Nabi Musa dalam pencarian ilmu," ungkap Farid Saenong.

Lebih lanjut, Farid menyoroti pentingnya hubungan yang erat antara santri dan para kiai dalam proses pembelajaran. Menurutnya, kedekatan dengan guru merupakan aspek krusial dalam pembentukan kepribadian seorang santri. Ia mengimbau para santri untuk tidak ragu berinteraksi, membantu, dan menjadi asisten kiai, karena interaksi tersebut memiliki nilai pendidikan yang sangat berharga.

Peran Pesantren dalam Pembentukan Generasi Berakhlak

Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah terhadap pesantren. Ia menegaskan bahwa pesantren telah lama berperan penting dalam melahirkan generasi yang memiliki ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan ketahanan moral, yang merupakan manifestasi dari karakter santri yang inspiratif.

"Santri adalah generasi luar biasa yang perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah. Di pesantren, mereka terlindungi dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas," tutur Kiai Kafa. Ia menambahkan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan penanaman rasa hormat terhadap sesama. Nilai-nilai inilah yang menjadi bekal penting bagi santri dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.

Kiai Kafa juga menjelaskan bahwa keunggulan santri terletak pada keseimbangan antara ilmu dan akhlak. Di pesantren, ilmu tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Sistem Pendidikan Pesantren yang Komprehensif

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menambahkan bahwa pesantren memiliki peran sentral dalam membangun akhlak generasi bangsa. Menurutnya, pembinaan karakter yang optimal hanya dapat dilakukan melalui sistem pendidikan pesantren yang holistik dan berkelanjutan.

"Misi suci akhlakul karimah adalah misi kenabian. Oleh karena itu, nilai ini ditanamkan secara kuat dalam kehidupan pondok pesantren," ucap Suyitno. Ia menjelaskan bahwa sistem pendidikan pesantren memungkinkan pembinaan karakter yang berlangsung secara menyeluruh, melibatkan interaksi intensif antara kiai, santri, asrama, dan masjid, sehingga menciptakan lingkungan pendidikan yang aktif selama 24 jam.

Suyitno menekankan bahwa pesantren merupakan model pendidikan yang autentik di Indonesia. Pembinaan akhlak dan spiritual di pesantren berlangsung sepanjang waktu dan menjadi modal sosial intelektual yang sangat berharga bagi masa depan bangsa.

Penguatan Karakter Santri Melalui Berbagai Program

Direktur Pesantren Kemenag, Basnang Said, menjelaskan bahwa kegiatan Takjil Pesantren merupakan bagian dari upaya Kemenag untuk menjalin silaturahmi dan menyerap aspirasi pesantren di berbagai daerah. Program ini diharapkan dapat memperkuat karakter santri yang inspiratif.

Basnang menegaskan bahwa Kemenag terus berupaya menciptakan lingkungan pesantren yang ramah bagi santri. Program pesantren ramah anak menjadi salah satu langkah konkret untuk memastikan bahwa pendidikan berlangsung dalam suasana yang aman dan penuh kasih sayang.

"Seringkali muncul kasus kekerasan yang dikaitkan dengan pesantren, padahal tidak semuanya terjadi di pesantren. Oleh karena itu, kami memiliki program pesantren ramah anak agar santri menjadi anak-anak yang disayangi di lingkungan pesantren," pungkasnya.

Kegiatan "Takjil Pesantren" ini merupakan wujud komitmen Kemenag dalam mendukung pengembangan pendidikan pesantren dan memperkuat peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang berkontribusi besar dalam pembentukan karakter generasi bangsa. Diharapkan, melalui kegiatan ini, para santri dapat semakin termotivasi untuk menjadi individu yang berilmu, berakhlak mulia, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Artikel Disetujui Oleh
ReporterToramanu

Sorotan

Jakarta Timur Diterjang Banjir: Kebon Pala Lumpuh, Ketinggian Air Hampir Dua Meter
Jakarta – Banjir kembali melanda kawasan Kebon Pala, Kampung Melayu,...
20 Apr 2026News
Tragedi di Jakarta Utara: Bus Transjakarta Tabrak Motor, Penumpang Wanita Meninggal Dunia
Sebuah insiden tragis terjadi di Jalan Jembatan 3 Raya, Jakarta...
20 Apr 2026News
Jaksa Agung: Kades Tak Boleh Jadi Korban Kriminalisasi Dana Desa
Jaksa Agung ST Burhanuddin baru-baru ini mengeluarkan arahan penting kepada...
20 Apr 2026News
Ancol Siapkan Ekspansi Ambisius: Transformasi Wisata dan Perluasan Lahan 65 Hektare
PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (Ancol) tengah mempersiapkan ekspansi besar-besaran...
20 Apr 2026News
Indonesia Bersiap Akhiri Era Open Dumping: Pemilahan Sampah Jadi Kunci
Jakarta – Pemerintah Indonesia tengah berupaya keras mengakhiri praktik open...
19 Apr 2026News
Jaringan Obat Keras Ilegal di Jakarta Pusat Dibongkar, Puluhan Ribu Butir Disita
Jakarta – Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat berhasil membongkar jaringan...
19 Apr 2026News
Ads