Jakarta, SIAR – Pertamina, melalui anak usahanya Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) dan Pertamina EP, kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan tahap lanjutan untuk masyarakat terdampak banjir di Aceh Tamiang. Aksi ini merupakan kelanjutan dari bantuan tahap pertama yang telah direalisasikan pada awal Desember 2025, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung proses pemulihan di wilayah tersebut.
General Manajer PHE OSES, Antonius Dwi Arinto, menyampaikan keprihatinan mendalam atas bencana yang terjadi. "Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas bencana alam yang terjadi. PHE OSES berkomitmen untuk hadir dan membantu masyarakat terdampak melalui penyaluran bantuan yang dibutuhkan," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.
Bantuan lanjutan ini disalurkan di awal Januari 2026, menyasar warga di sekitar wilayah operasi Pertamina EP Rantau Field yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi sejak akhir November 2025. Dana bantuan berasal dari donasi pekerja PHE OSES serta anggaran kebencanaan perusahaan.
PHE OSES menyalurkan bantuan bencana alam berupa bantuan medis, non-makanan, serta pendirian posko pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak. Bantuan medis yang disalurkan mencakup obat-obatan, peralatan kesehatan, susu, dan vitamin. Sementara itu, bantuan non-makanan, antara lain kelambu, ember, daster, pakaian dalam, selimut, sarung, dan mukena.
Selain penyaluran logistik, PHE OSES juga membuka posko pelayanan kesehatan di dua desa, yaitu Desa Kota Lintang dan Desa Bukit Rata. Bantuan obat-obatan dan peralatan kesehatan turut disalurkan ke dua Polindes di Desa Bukit Rata, serta Puskesmas Rantau dan Puskesmas Kuala Simpang.
Distribusi bantuan lainnya menjangkau empat desa di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Desa Sukajadi, Desa Kota Lintang, Desa Kampung Dalam, dan Desa Bukit Rata, yang berada di sekitar wilayah operasi Pertamina EP Rantau Field.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta mendukung proses pemulihan di wilayah terdampak," kata Antonius.
Pertamina EP menegaskan bahwa dukungan ini bukan sekadar seremonial, melainkan tindakan nyata kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Bantuan lanjutan ini diharapkan dapat memperkuat semangat warga yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana dan memulihkan kehidupan mereka secara bertahap.
Direktur Utama Pertamina EP, Rachmat Hidajat, menekankan pentingnya kehadiran perusahaan hingga pemulihan berlangsung sepenuhnya. "Bantuan lanjutan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab sosial kami untuk membantu meringankan beban korban banjir Aceh Tamiang, serta memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi secara berkesinambungan," kata Rachmat.
Penyerahan bantuan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah dan pusat komando penanganan bencana Aceh Tamiang, sebelum didistribusikan ke berbagai titik pengungsian menggunakan jalur darat. Kendaraan logistik dikerahkan untuk menjangkau wilayah dengan akses terbatas, memastikan bantuan tiba secara cepat, aman, dan merata.
Melalui kegiatan ini, PHE OSES dan Pertamina EP menegaskan komitmen Pertamina Grup untuk terus hadir dan berkontribusi dalam membantu masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi perusahaan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan.
"Kami berharap hadirnya Pertamina EP dapat memberikan harapan baru dan kekuatan bagi seluruh warga untuk bangkit kembali," tutur Rachmat.









