Menjual skincare secara online memang terlihat menjanjikan. Sebab, permintaannya cenderung tinggi, produk variatif, dan target pasarnya luas. Namun, di balik itu, ada satu kendala yang sering membuat penjual pusing, yaitu saat ongkir yang terlalu mahal di mata pembeli, sehingga mereka batal belanja.
Kabar baiknya, ada cara agar ongkir tetap ringan sekaligus mempertahankan metode pembayaran yang disukai pembeli, yaitu COD. Bagaimana caranya? Mari kita kupas!
Kenapa Ongkir jadi Masalah Besar untuk Seller Skincare?

Ongkir menjadi salah satu tantangan terbesar dalam jualan skincare online karena karakter produknya yang unik, karena ringan, tapi ongkirnya cenderung mahal.
Seperti yang Anda tahu, berat skincare seperti serum, toner, atau sunscreen biasanya tidak sampai 300 gram. Namun, karena sistem pengiriman membulatkan berat ke 1 kg, ongkir yang muncul jadi terasa tidak sebanding dengan harga produk.
Masalah ini makin terasa karena skincare termasuk barang yang rentan bocor atau pecah. Akhirnya, seller biasanya harus menambahkan bubble wrap atau kardus ekstra agar paket lebih aman. Akibatnya, volume paket membesar dan ongkir bisa dihitung berdasarkan berat volumetrik, bukan berat asli.
Coba bayangkan situasi ini, ketika ada seorang pembeli ingin membeli serum seharga Rp35.000. Setelah masuk ke halaman checkout, ongkir yang muncul justru Rp25.000–Rp30.000. Selisihnya tipis, bahkan hampir menyamai harga produk.
Dalam kondisi seperti ini, wajar jika pembeli mulai ragu dan berpikir ulang untuk melanjutkan transaksi di toko Anda. Ujungnya, pembeli akan melakukan cart abandonment, alias hanya memasukkan produk ke keranjang dan tidak jadi checkout.
Bagi seller, hal ini tentu jadi dilema. Menurunkan ongkir berarti harus subsidi dan memangkas margin keuntungan. Namun, jika ongkir dibiarkan tinggi, potensi penjualan justru bisa hilang begitu saja.
Solusi COD dan MINIPACK Lion Parcel: Ongkir Lebih Ringan, Penjualan Makin Jalan

Jika sudah menghadapi dilema di atas, tentu seller butuh solusi yang tidak sekadar murah, tetapi juga relevan dengan kebiasaan belanja pembeli. Karena itu, kombinasi layanan COD dan MINIPACK dari Lion Parcel bisa jadi jawaban yang cukup strategis.
Sebab, metode COD biasanya cenderung membuat pembeli merasa lebih aman. Dengan COD, mereka bisa bayar saat barang datang, tanpa risiko transfer di awal. Strategi COD ini penting sekali karena bisa menarik pembeli baru yang masih ragu.
Di sisi lain, MINIPACK dirancang khusus untuk paket ringan yang beratnya maksimal 300 gram. Artinya, produk skincare seperti serum, toner, atau sunscreen bisa dikirim tanpa harus kena pembulatan 1 kg. Inilah yang membuat ongkos kirim hemat menjadi lebih realistis untuk diterapkan.
Ketika dua hal ini digabungkan, efeknya cukup signifikan. Pertama, total biaya yang harus dibayar pembeli saat paket tiba menjadi lebih ringan. Kedua, hambatan di tahap checkout berkurang, sehingga peluang transaksi meningkat.
Bayangkan perbandingan sederhana. Sebelumnya, pembeli harus membayar Rp35.000 untuk produk dan Rp30.000 untuk ongkir di awal. Sekarang, dengan MINIPACK dan COD, ongkir jadi lebih hemat dan bisa dibayar saat paket tiba.
Layanan dari agen ekspedisi terdekat ini juga punya waktu pengiriman cepat, sekitar dua sampai tiga harian saja.
Dengan pendekatan yang lebih cerdas seperti ini, seller tidak perlu lagi terjebak dalam dilema ongkir mahal versus margin tipis. Kini, pengiriman bisa lebih efisien, pembeli lebih nyaman, dan penjualan pun punya peluang untuk terus tumbuh.








