Jombang – Tim dosen Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dan bimbingan teknis pemanfaatan suplementasi probiotik BioMC4 dalam pakan ternak di Desa Pulosari, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak di tengah ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD).
Kegiatan yang diikuti oleh 21 peternak dari Kelompok Peternak Desa Pulosari ini mendapat sambutan antusias. Tim pengabdian yang diketuai oleh Prof.Dr. Koesnoto Supranianondo, drh., MS. bersama Dr. Andreas Berny Yulianto, drh., M.Vet. dan drh. Kartika Purnamasari, M.Si. memberikan edukasi mengenai pentingnya probiotik sebagai suplemen pakan ternak ruminansia.
Dalam pemaparannya, tim pengabdian menjelaskan bahwa probiotik berperan sebagai “bakteri baik” yang membantu meningkatkan kinerja mikroba rumen dalam mencerna pakan. Dengan proses pencernaan yang lebih optimal, nutrisi dapat diserap lebih baik sehingga berdampak positif pada kesehatan, daya tahan tubuh, dan efisiensi produksi ternak.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga dilengkapi dengan bimbingan teknis pembuatan silase menggunakan probiotik BioMC4. Para peternak dilatih secara langsung melalui metode demonstrasi, mulai dari pencampuran bahan pakan hingga proses fermentasi. Silase yang dihasilkan diharapkan menjadi solusi penyediaan cadangan pakan berkualitas sekaligus menekan biaya pemeliharaan ternak.

Sumber : Dok. Pribadi (Demonstrasi pembuatan silase)
Probiotik BioMC4 sendiri merupakan produk inovasi dari tim pengabdian berbasis mikroba selulolitik dan proteolitik yang mampu menurunkan kadar serat kasar serta meningkatkan protein pakan. Penggunaannya dinilai efektif untuk memperbaiki nilai nutrisi pakan dan mendukung pencapaian bobot badan ternak yang optimal.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap peternak tidak hanya memahami manfaat probiotik, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara berkelanjutan dalam manajemen pakan ternak,” ujar Dr. Andreas Berny Yulianto di sela kegiatan.
Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian membentuk grup WhatsApp bersama perwakilan peternak sebagai sarana komunikasi dan pendampingan. Produk BioMC4 juga dibagikan kepada seluruh peserta agar dapat langsung diterapkan di masing-masing kandang.
Kegiatan pengabdian ini didukung penuh oleh Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan diharapkan menjadi program berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan peternak serta ketahanan sektor peternakan rakyat di Kabupaten Jombang.









