Aceh Tamiang – Universitas Samudra (Unsam) menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang membutuhkan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat. Kali ini, sasarannya adalah warga Desa Alue Ie Puteh, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir beberapa waktu lalu. Bantuan difokuskan pada penyediaan makanan bergizi siap saji dan paket bahan kebutuhan pokok untuk menyambut bulan puasa, khususnya bagi kelompok rentan seperti fakir miskin dan anak yatim.
Respons Cepat terhadap Krisis Pangan Pasca Banjir
Banjir yang melanda Aceh Tamiang telah menimbulkan dampak yang signifikan, tidak hanya pada infrastruktur dan perekonomian, tetapi juga pada ketahanan pangan masyarakat. Kelompok rentan menjadi yang paling merasakan dampaknya. Menyadari hal ini, tim PKM dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Unsam bergerak cepat untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan.
Inisiatif ini dipimpin oleh Asnidar, S.E., M.Si., seorang dosen yang memiliki kepedulian tinggi terhadap masalah sosial. Timnya menyalurkan makanan bergizi siap saji, seperti bubur kacang hijau, telur rebus, dan lauk pauk bergizi lainnya. Selain itu, disiapkan pula paket bahan kebutuhan persiapan puasa yang berisi telur, kacang hijau, dan minyak goreng. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, terutama menjelang bulan Ramadan.
Komitmen Universitas Samudra dalam Pengabdian Masyarakat
Asnidar menekankan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari komitmen akademisi dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat. "Melalui kegiatan PKM tanggap darurat ini, kami ingin memastikan bahwa kelompok rentan seperti fakir dan anak yatim tetap mendapatkan perhatian, terutama dalam pemenuhan kebutuhan pangan bergizi. Kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian kami sebagai bagian dari Universitas Samudra terhadap masyarakat yang terdampak bencana," ujarnya.
Kegiatan PKM ini tidak hanya melibatkan dosen, tetapi juga melibatkan mahasiswa Unsam. Para mahasiswa turut membantu dalam proses distribusi bantuan, pendataan penerima manfaat, serta dokumentasi kegiatan. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bagian dari pembelajaran langsung di lapangan, di mana mereka dapat memahami dinamika sosial dan kebutuhan masyarakat secara nyata.
Apresiasi dari Pemerintah Desa Alue Ie Puteh
Sekretaris Desa Alue Ie Puteh menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh tim Universitas Samudra. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Asnidar dan tim dari Universitas Samudra yang telah peduli terhadap masyarakat desa kami. Bantuan makanan bergizi dan bahan persiapan puasa ini sangat membantu, terutama bagi fakir dan anak yatim yang membutuhkan perhatian khusus," ungkapnya.
Implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang Berkelanjutan
Kegiatan PKM tanggap darurat ini merupakan implementasi nyata Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Universitas Samudra terus berkomitmen untuk menghadirkan program pengabdian yang responsif terhadap kondisi sosial masyarakat serta berkontribusi dalam memperkuat ketahanan sosial dan kemanusiaan di daerah terdampak bencana.
Unsam berencana untuk terus mengembangkan program-program PKM yang berkelanjutan, tidak hanya dalam situasi darurat bencana, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara umum. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menjadi lembaga pendidikan tinggi yang relevan dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan nasional.
Diharapkan, inisiatif yang dilakukan oleh Universitas Samudra ini dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lainnya untuk lebih aktif dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, terutama dalam situasi-situasi sulit seperti saat ini. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan sejahtera.








