• 16 Feb 2026

Apindo: Perjanjian Dagang Perkokoh Posisi Indonesia di Rantai Nilai Global, Dukung Industrialisasi Nasional

Kuala Lumpur (SIAR) – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani, menyatakan bahwa perjanjian perdagangan internasional, seperti Perjanjian…

Kuala Lumpur (SIAR) – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Shinta W. Kamdani, menyatakan bahwa perjanjian perdagangan internasional, seperti Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU-CEPA), menjadi instrumen penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

Namun, Shinta menekankan bahwa peningkatan daya saing nasional tidak hanya bergantung pada perjanjian dagang, melainkan juga pada pembenahan struktural di dalam negeri. Langkah ini sekaligus membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperluas akses pasar ekspor.

Untuk itu, Shinta menggarisbawahi pentingnya dukungan kebijakan yang tepat dalam perluasan perjanjian dagang internasional agar dampaknya terasa bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. "Debottlenecking regulasi, perizinan, logistik, dan biaya produksi menjadi kunci agar industri Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara kawasan seperti Vietnam yang pertumbuhan ekonominya sangat agresif," ujar Shinta.

Selain itu, Apindo juga berharap pemerintah memberikan perhatian khusus pada isu dan regulasi ketenagakerjaan demi menciptakan kepastian hukum dan investasi. Dunia usaha mendesak pemerintah untuk fokus pada peningkatan produktivitas tenaga kerja, bukan semata aspek pengupahan. Hal ini diyakini akan mendorong iklim investasi yang sehat, daya saing industri, dan penciptaan lapangan kerja berkelanjutan.

Shinta melanjutkan, Apindo menegaskan dukungan penuh terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat industrialisasi nasional. Kebijakan ini dinilai akan membawa manfaat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Penguatan industrialisasi nasional merupakan langkah strategis untuk menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia. Dunia usaha siap bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan hal tersebut," katanya.

Apindo menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam mendorong investasi, meningkatkan kapasitas produksi, dan membuka lebih banyak kesempatan kerja di seluruh Indonesia.

Artikel Disetujui Oleh

Sorotan

China terapkan kebijakan bebas visa untuk warga Inggris dan Kanada
China Resmi Bebaskan Visa Bagi Warga Inggris dan Kanada Mulai 2026 BEIJING – Pemerintah China mengumumkan kebijakan bebas visa selama...
16 Feb 2026Antara
Pena minta Persita Tangerang waspadai PSBS Biak
Jelang Laga Kontra PSBS Biak, Pelatih Persita Serukan Kewaspadaan Penuh Jakarta (SIAR) - Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, meminta anak...
15 Feb 2026Antara
Bidik nasabah generasi produktif, Bank Saqu gelar Sunrise Society
Bank Saqu Rangkul Generasi Produktif Melalui Komunitas Sunrise Society Jakarta, SIAR – PT Bank Saqu Indonesia menggelar program Sunrise Society...
15 Feb 2026Antara
Terekam CCTV, Pejalan Kaki Sempoyongan Sebelum Tewas Terlindas Transjakarta
Jakarta (SIAR) - Rekaman kamera pengawas (CCTV) menangkap momen tragis saat seorang pejalan kaki berinisial S (27) tewas terlindas bus...
15 Feb 2026Antara
Mengajarkan puasa dalam bingkai kepentingan terbaik anak
Mendidik Anak Berpuasa dalam Bingkai Kepentingan Terbaik Jakarta (SIAR) - Bulan suci Ramadhan kembali membawa suasana spiritual yang hangat bagi...
15 Feb 2026Antara
UKP: Pengembangan wisata sejarah harus seiring upaya konservasi
Utusan Khusus Presiden Zita Anjani: Konservasi Situs Budaya Fondasi Utama Pengembangan Wisata Sejarah Jakarta, SIAR – Utusan Khusus Presiden (UKP)...
15 Feb 2026Antara
Ads
ads